Jun
01

PT KAI telah mengubah jadwal perjalanannya. Mulai 1 Juni 2014 ini, ada jadwal perjalanan kereta api yang berubah. [InilahKoran]

Secara berkala PT Kereta Api Indonesia (KAI) setiap tahun melakukan evaluasi terhadap jadwal perjalanan. Begitu pula di tahun ini, per 1 Juni 2014 PT KAI memberlakukan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2014 menggantikan Gapeka 2013 yang menjadi acuan perjalanan KA sejak 1 Maret 2013.

Demikian disampaikan Manager Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung. Dia menjelaskan, perubahan Gapeka ini ditetapkan berdasarkan Peraturan Dirjen Perkeretaapian No. KA.407/SK.162/DJKA/4/14 tentang Grafik Perjalanan Kereta Api tahun 2014 dan Kontrak antara PT KAI (Persero) dengan Dirjenka No.HK.201/A.104/DJKA/4/14 dan HK.223/IV/I/KA-2014 tanggal 25 April 2014 tentang Pelaksanaan Gapeka Tahun 2014.

“Perubahan Gapeka ini bertujuan untuk lebih meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kelancaran pengoperasian kereta api di wilayah Jawa dan Sumatera,” ujarnya kepada wartawan belum lama ini.

Untuk Daop 2 Bandung, pada Gapeka 2014 ini ada beberapa KA yang mengalami pergeseran jam keberangkatan cukup tinggi antara lain KA Turangga berangkat dari Stasiun Bandung jam 20.00 WIB menjadi 19.00 WIB, KA Malabar semula berangkat jam 15.35 WIB menjadi 18.00 WIB dan KA Mutiara Selatan berubah dari jam 17.00 WIB menjadi 16.00 WIB.

Untuk mengetahui jadwal kereta api lebih lengkapnya dapat dilihat di stasiun-stasiun KA, website http://www.kereta-api.co.id, atau melalui contak center 121.

“Penting dipahami bagi masyarakat atau calon penumpang yang akan menggunakan jasa angkutan kereta api pada khususnya waktu lebaran yang jatuh pada bulan Juli dan Agustus agar memperhatikan jam keberangkatan yang tertera pada tiket karena diberlakukannya grafik perjalanan kereta api ini mulai 1 juni 2014,” ujarnya.

Ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan PT KAI memberlakukan Gapeka 2014 yakni jalur ganda KA lintas utara Jawa telah siap dioperasikan, penyesuaian jadwal perjalanan KA jarak jauh tujuan Jakarta dengan jadwal operasional KRL untuk mengakomodir kebutuhan transportasi pengguna jasa Commuter Line di peak hour.

Selain itu, adanya peningkatan kecepatan beberapa KA, penambahan jumlah perjalanan KA, dan perpanjangan relasi perjalanan beberapa KA.

Dalam Gapeka 2014, terdapat penambahan jumlah KA, seperti KA penumpang jarak jauh di Jawa yang mengalami penambahan jumlah KA dari 138 KA di Gapeka 2013 menjadi 182 KA. Khusus untuk KA-KA dengan tujuan Jakarta, terjadi perubahan jam keberangkatan pada hampir seluruh KA tersebut. Hal ini dilakukan untuk menghindari penuhnya traffic perjalanan KA di lintas Jabodetabek pada jam-jam sibuk.

Adapun untuk KA barang, dalam Gapeka 2014 ini terjadi penambahan jumlah KA dari 98 KA di Gapeka 2013 menjadi 113 KA di Gapeka 2014. [rni]

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.